Tuesday, February 02, 2010

Electric Vehicles – Seeing the Big Picture

By Dr Peter Harrop, Chairman, IDTechEx

The burgeoning electric vehicle EV industry cannot be understood by simply looking at cars. The complete market value is, and will remain, about double the market for cars. The leaders such as Toyota, Honda and Nissan make electric vehicles for many applicational sectors. Indeed, many of them also control the manufacture of the component that most affects price and performance – the battery. For example, Nissan has a major program to put next generation lithium batteries from its battery joint venture into its forklifts as well as its cars. Toyota makes heavy and light industrial EVs from forklifts to buses and mobility for the disabled, not just electric cars, and the knowledge in these different divisions is shared between them all. Much is written about hybrid cars but there are substantial sales of hybrid military trucks, buses and even motorcycles now.

New report

IDTechEx has therefore launched a new report on the whole subject called “Electric Vehicles 2010-2020”. It is based on ten years of researching the subject, intensive desk research, visits and interviews. There are chapters on Heavy Industrial, Light Industrial and Commercial, Mobility for the Disabled, Two Wheelers, Golf Cars, Cars, Military, Marine and Other Vehicles. That even extends to electric mobile robots, surveillance jellyfish and other Autonomous Underwater Vehicles (AUVs), bats and electric aircraft. Detailed forecasts for these vehicle categories by numbers and value and the key components are provided for 2010-2020. The trends, technology and planned vehicles are clarified in 185 figures and 58 tables including the historical context. Winning and losing strategies are evaluated. Timelines are given of events to come.

At last the full picture of China

IDTechEx does not make the common mistake of reporting primarily on vehicles from the well known Western and Japanese manufacturers. 66% of the manufacturers of electric vehicles in the world are in China. Over 90% of the world’s electric vehicles were made in China, mainly for use in China. It has the largest potential market for electric vehicles. It mines and controls 95% of the world’s rare earth reserves used in the hybrid car batteries, motors and other key components of today’s electric vehicles. Of the 420 EV manufacturers covered in this new report, an appropriately high proportion are Chinese. This is particularly true of the chapters on Heavy Industrial, Light Industrial and Commercial, Mobility for the Disabled, Two Wheelers, Golf Cars and Cars, where the Chinese heavily participate – with, as yet, little publicity – because so much of it is for the domestic market.

Unique forecasts

New ten year forecasts for the whole EV market are only available from IDTechEx. The company finds that the electric vehicle industry will continue to exhibit strong growth for the next decade, though some sectors were impacted by the global financial meltdown and have yet to fully recover. Those participating in only one sector need to keep a wary eye on those with a broader vision: they must frequently review their strategy and avoid dangerous tunnel vision.

Good volume growth but greater value growth

The 29 million EVs sold in 2010 will rise 69% to 49 million in 2020 but the value of the market will grow by far more because larger and more expensive vehicles are now rapidly adopting the technology. Motorcycles, military vehicles, buses and earthmovers are among them. Hybrids will rise from about 50% to about 60% of the value market through the decade. In ten years from now, a far higher percentage of the global output of light industrial vehicles, commercial vehicles and cars will be EVs.

The new report gives the detail, forecasting numbers, unit value and total market value for each applicational sector with many original tables giving subsets of the data and a large number of profiles of current and planned activities of the participants. Some EV sectors were hit by the global financial meltdown but are recovering. Many sectors now benefit from the tsunami wave of government benefits, technical innovations and new models becoming available. We evaluate these aspects and the market drivers, including what users really need. Battery, motor and other technology is explained and forecasted as well.

This report “Electric Vehicles 2010-2020” is a sister report to IDTechEx reports about the two most important subsectors of the EV business - “Hybrid and Pure Electric Cars 2010-2020” and “Car Traction Batteries – The New Gold Rush 2010-2020”. The report comes with one hour of free telephone or email consultancy to fill in any information you still require after having read it. [PR]

Labels:

Saturday, July 25, 2009

Indonesia Internasional Motor Show Resmi Dibuka

Pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) kemarin (24/7) oleh Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Perekonomian DR. Sri Mulyani Indrawati di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Hadir pula pada pembukaan Menteri Perindustrian Fahmi Idris.

Kehadiran kedua menteri pada pembukaan pameran ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap industri otomotif Indonesia yang tetap optimis walaupun terus mendapat tantangan akibat krisis global.

Dalam sambutannya mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Mulyani mengatakan bahwa pameran IIMS dapat dijadikan rujukan sebagai pameran berskala internasional yang diselenggarakan Indonesia. Oleh karena itu, para pelaku bisnis otomotif bisa memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan investasi.

Ketua Gaikindo Bambang Trisulo mengatakan bahwa sekalipun krisis global yang saat ini masih terasa dampaknya di berbagai sektor industri di Indonesia, termasuk otomotif, hal itu tidak menyurutkan langkah para pelaku industri otomotif. Melalui ajang IIMS ini, justru pelaku industri otomotif nasional ingin membuktikan eksistensi dan sikap positif di tahun yang penuh tantangan serta ujian kesabaran ini.

Tema pameran kali ini adalah “Drive for a Better Life”. Menurut Bambang, tema ini mencerminkan tekad industri otomotif nasional dalam meningkatkan kehidupan masyarakat ke arah lebih baik, yaitu kehidupan yang berkualitas.

Penjabaran dari tema tersebut, bisa dilihat pada tingkat proses dan produksi, industri otomotif menghadapi tuntutan untuk menciptakan inovasi teknologi yang memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan, peningkatan pemakaian kandungan lokal, dan penyerapan tenaga kerja. Sedangkan pada tingkat nilai guna, hasil industri otomotif harus mampu meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik baik pengguna dan lingkungannya.

“Industri otomotif diharapkan mampu mengajak semua kalangan untuk semakin peduli terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal ini termasuk memperhatikan dampak dan isu lingkungan yang terkait dengan proses, produk, maupun pemanfaatan teknologi otomotif sehingga akan tercapai kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Optimis
IIMS 2009 yang berlangsung sejak tanggal 24 Juli sampai 2 Agustus 2009 ini memulai babak baru dalam hal lokasi. Untuk pertama kalinya, IIMS diadakan di Jakarta International Expo – Kemayoran, dengan total luas lahan 100.000 m2, meliputi 36.000 m2 area indoor dan 64.000 m2 outdoor.

Meski sejumlah ATPM absen dalam pameran kali, IIMS 2009 akan menampilkan 21 merek mobil, 7 merek sepeda motor, serta 124 industri pendukung otomotif.

IIMS didukung dengan beragam acara menarik antara lain Achilles Drift Show & Battle, Wimcycle BMX Show, Motor Show Concert, Car Audio Show, Unique & Exotic Cars, Classic Car Show, Truckhead Pulling, Miss Motor Show, dan banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, IIMS juga merangkul komunitas dan klub otomotfi tanah air dengan menggelar Community Club Gathering. Tak kurang dari 50 klub dan komunitas otomotif yang tergabung dalam Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK3O) tampil di ajang ini.

Johnny Darmawan, Ketua Pelaksana IIMS 2009 mengatakan bahwa perhelatan IIMS tahun ini diharapkan dapat mencapai target pengunjung 250 ribu orang dan total transaksi 1,7 triliun rupiah.

Ia pun menegaskan bahwa penyelenggaraan IIMS 2009 ini memberikan bukti pada dunia internasional, bahwa Indonesia merupakan tempat yang kondusif dalam pelaksanaan event-event internasional.

“Kami berharap, penyelenggaraan Indonesia International Motor Show 2009, dapat memberikan gambaran kemajuan industri otomotif Indonesia, sekaligus meningkatkan citra positif negara kita di dunia internasional,” ujarnya. pr/aa

Labels:

Saturday, April 04, 2009

The All New RX350

Antusiasne Pasar Premium Paska Peluncuran

Kurang dari sebulan sejak perkenalan resmi The All New RX350 kepada media dan masyarakat, saat ini jumlah pemesanannya telah mencapai angka 50 unit, dan diperkirakan akan terus bertambah. Antusiasme pasar kendaraan premium yang tinggi ini selain berkat citra brand LEXUS yang telah mendunia serta kualitas layanan personal yang telah menciptakan standar baru akan kata ‘luxury’ di kancah otomotif nasional, namun juga lantaran kekuatan produknya. The All New RX350 mengusung filosofi desain L-Finesse generasi terkini, menghadirkan kenikmatan berkendara dan kenyamanan ala sedan mewah, disinergikan dengan dinamisnya sebuah SUV.

Johnny Darmawan selaku Indonesia LEXUS Principal mengungkapkan, “Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan serta kepercayaan pelanggan LEXUS di Indonesia, khususnya kepada para pelanggan The All New RX350 yang berkenan menunggu hingga 1 – 2 bulan untuk mendapatkan kendaraan ini.”

“Dalam kesempatan ini LEXUS Indonesia juga berharap dapat meluruskan beberapa rumor yang barangkali membuat pelanggan kami merasa tidak nyaman,” tambah Johnny Darmawan. “Kami bermaksud menegaskan kembali informasi bahwa The All New RX350 hanya dipasarkan di bawah brand LEXUS, dan bahwa Toyota tidak akan mengeluarkan produk yang serupa seperti saat generasi sebelumnya. Semoga informasi ini dapat membantu para pelanggan dalam menentukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhannya.”

Pernyataan ini juga dikuatkan oleh pihak Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang, yang menegaskan bahwa kendaraan tipe RX adalah spesifik untuk LEXUS. Toyota Harrier dengan tipe serupa tidak akan diproduksi lagi, karena TMC ingin menjadikan RX model utama dalam jajaran line up LEXUS di Jepang serta dunia.

Secara total, tahun ini LEXUS Indonesia telah membukukan pemesanan kendaraan mendekati angka 90 unit. Melalui The LEXUS Gallery sebagai distributor resmi sekaligus pusat layanan LEXUS di Indonesia, LEXUS berharap dapat terus menghantarkan personal luxury experience kepada pelanggan. /PR

Labels:

Thursday, January 15, 2009

Obama's Chrysler 300c is back on eBay. Buy it Now for $1,000,0000

The owner of a 2005 Chrysler 300c became aware that Barack Obama was the previous driver of his vehicle. A website has been created.... http://www.obamas300c.com/ and the car has been placed on eBay.

The opening bid starts at $100,000 with a buy it now price of $1,000,000. The 300 c is loaded with leather, sunroof, navigation, chrome wheels, and a HEMI.

According to the website, in July 2004, Barack Obama took delivery of this 2005 Chrysler 300c from Park Plaza Dodge in Forest Park, Illinois. In 2007, Obama swapped his Chrysler sedan for a Ford Escape Hybrid at Hawk Ford in Oak Lawn, IL. Hawk Ford then transfered the 300C back to Park Plaza Dodge.

Finally in February 08, the current owner purchased the 300C from them.The car was previously listed on eBay in December 2008. There was a bidding war, and with about three days left, the top bid was a little above $125,000.

However, the owner canceled the auction due to short term capital gain tax issues.The owner intends to donate a portion of the proceeds to various charities.(MMD Newswire)

Labels:

Saturday, November 15, 2008

Toyota Bina Komunikasi Dengan Pelanggan

Sebagai salah satu wujud komitmennya dalam hal kepuasan pelanggan, Toyota selalu peduli akan kehadiran komunitas pelanggan Toyota dan selalu memberi dukungan pada berbagai kegiatan mereka. Tak berhenti di situ, Toyota juga berinisiatif mengadakan ajang ramah tamah antar komunitas untuk mengoptimalkan adanya komunikasi horisontal antar pelanggan, seperti kegiatan Halal Bihalal yang digelar Oktober lalu. Kali ini, demi lebih mempererat hubungan Toyota-komunitas dan antar komunitas, Toyota bersama 6 komunitas pelanggan bergabung dalam kegiatan 2 hari 1 malam bertajuk Toyota Community Gathering bertempat di Camp Hulu Cai – Ciawi, 8-9 November 2008.

Toyota Community Gathering diadakan pertama kali tahun ini, diikuti oleh lebih dari 125 orang dari 6 klub komunitas Toyota, yaitu Avanza Xenia Club (AXIC), Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI), Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI), Toyota Vios Club Indonesia (TVCI), Innova Community (IC) dan Soluna. Lebih dari 60 mobil Toyota terlibat dalam kegiatan ini.

“Toyota menyadari betul, saat ini yang dibutuhkan pelanggan tidak sekedar pelayanan dan produk berkualitas. Pelanggan juga menginginkan komunikasi 2 arah dengan pihak produsen, serta antar pelanggan itu sendiri. Kami bermaksud mengakomodir kebutuhan itu melalui Community Gathering,” papar Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Johnny Darmawan. “Kami bersyukur, upaya Toyota merangkul komunitas pelanggan juga telah mendapatkan pengakuan dari media, salah satunya dalam bentuk penghargaan ATPM Care for Community dari majalah Autobild Indonesia.”

Sebelum memulai perjalanan menuju Ciawi, peserta berkumpul di New Parts Center Toyota di Cibitung yang baru diresmikan pertengahan tahun ini. Di lokasi ini Toyota memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal dari dekat fasilitas dan sistem baru yang dimiliki Toyota dalam hal penyediaan suku cadang kendaraan, yang pada akhirnya ditujukan bagi kepuasan pelanggan. Sedangkan di Camp Hulu Cai, akan diadakan sharing session serta aneka games outbound.

“Yang membedakan dengan ajang ramah tamah sebelumnya adalah adanya presentasi dan sharing session antar klub pada Sabtu malam dalam suasana api unggun yang akrab. Melalui kegiatan tersebut, komunitas Toyota dapat saling melakukan benchmark untuk peningkatan kualitas masing-masing klub. Dengan mengikuti permainan outbound mereka dapat mempererat kerja sama tim,” tambah Johnny Darmawan. “Pada intinya, Toyota Community Gathering ini adalah kegiatan dari dan untuk komunitas Toyota. Kami hanya sebagai fasilitator saja,” tutupnya.

Toyota berharap kegiatan ini dapat mendukung semakin berkembangnya hubungan baik antar komunitas Toyota, serta memberikan inspirasi kepada pelaku bisnis dan pemasar lainnya, akan pentingnya memperhatian kebutuhan komunikasi horisontal antar pelanggan. /PR

Labels: